7 Rekomendasi Grabfood/Gofood di Arcamanik dan Sekitarnya

Standard

Assalaamu’alaikum wr. wb.

Sekitar 1 tahun 8 bulan ikutan komunitas #1minggu1cerita, akhirnya 2 hari yang lalu dapet warning juga dari seorang admin (sekaligus upline lol) sebut saja namanya Reisha kalau jatah bolos nulis berakhir hari ini hahaha #nahloh. Baiklah mari menulis 3 jam sebelum deadline.. 😂

Kalau lagi bengong, ga jarang saya suka kangen, kepikiran sama Wellington. Banyak lah yang dikangenin. Sampai saya kepikiran, kalau suatu hari meninggalkan Bandung dan Indonesia lagi, selain keluarga, bakal kangen sama apa ya dari Indonesia? Ternyata jawabannya mudah. Saya pasti bakal kangen grabfood/gofood! 😁😁

Seriusan sih, grabfood/gofood ini penyelamat hidup banget. Mau makan jadi lebih mudah, lebih hemat juga. Satu hal aja sih kekurangan yang cukup vital dari layanan antar makanan ini, sampah plastik jadi makin banyak. Tapi yaaa gimana yaa… Sulit sekali dihindari, jadi so far effort jaga buminya saya maksimalkan di mengurangi sampah yang lain aja, dengan rutin composting misalnya. #mohonmaafibubumi

Oke balik lagi ke grabfood/gofood. Dari dua layanan ini saya jauh lebih sering menggunakan layanan grabfood karena diskonnya banyak. Walau dari hari ke hari besar diskonnya makin menurun – saya pernah hemat 200ribu dalam sehari! – , tapi masih lumayanlah sampai sekarang masih sangat terasa manfaatnya dari berbagai diskon dan voucher grabfood yang tersedia.

Grabfood selalu ada aja promo dengan menggunakan kode-kode promo tertentu, tapi saya lebih sering menggunakan voucher/diskon reward yang entah mengapa selalu ada terus di daftar reward saya. Voucher umumnya mulai dari 20-45%, atau potongan mulai dari 15ribu rupiah. Ga ada reward? Bisa tuker poin juga loh. 390 poin bisa ditukar dengan potongan grabfood sebesar 10ribu rupiah tanpa minimal pembelian. Sering-sering aja tuker poin daripada hangus, kan sayang. Jadi jangan lupa selalu cek kolom rewardmu ya!

Sesuai dengan judul post ini, saya mau rekomendasiin tenant-tenant makanan favorit saya dan keluarga di sekitar rumah kami yakni kecamatan Arcamanik, yang semuanya sudah berkali-kali saya repeat order menu-menunya.

Sebetulnya banyak banget makanan yang enak di segala penjuru Bandung, tapi saya pribadi lebih seneng pesen grabfood/gofood yang lokasinya ga jauh dari rumah/area saya pesan.

Satu, karena suka ada perasaan kasian ke drivernya kalau kirim kejauhan, ongkir juga otomatis jadi lebih mahal. Dua, makin jauh pesennya, makanannya makin lama datengnya. Sementara di Arcamanik sendiri bertebaran bisnis makanan, jadi mending pesen dari sekitar rumah aja.

Ohya mohon maaf sebelumnya, ga ada foto karena ngetik buru-buru ngejer setoran tulisan #1minggu1cerita. Foto menyusul kapan-kapan hehehe. Ok, Let’s start!

1. Bubur Ayam Mang Oyo

Anda orang Bandung? Pasti tahu bubur Mang Oyo ya, dengan slogannya “dibalik tidak tumpah”. Selain rasanya yang memang istimewa dan beda dengan bubur-bubur ayam biasa, kelebihan bubur M.Oyo buat kami adalah toko cabangnya yang di Arcamanik buka seharian. Dari pagi sampai malam. Jadi kapanpun butuh bubur, ga usah repot-repot tinggal pencet hp.

Bermanfaat banget sih kalau tiba-tiba ada yang sakit di rumah, atau pas Rumi lagi mogok makan di siang hari, ga mau makan apa-apa dari pagi. Beliin bubur M.Oyo aja, pasti habis, alhamdulillaah.

Sayangnya, bubur M.Oyo ini cuma ada di gofood, dan harganya di atas harga bubur lain pada umumnya, yaitu 22ribu untuk bubur ayam biasa dan 28ribu untuk bubur ayam dengan ati dan telur.

2. Ikan Bakar Bang Temmy

Pernah makan ikan bakar padang? Kalau belum, wajib coba nih Ikan Bakar Bang Temmy di food court Antapani. Belum nemu lagi nih ikan bakar padang seperti ini di tempat lain. Rasanya juga enak banget, ikan nila dibakar dengan bumbu seperti ayam bakar padang, ditemani sambal ijonya yang nikmat. Enak banget!

Ukuran ikannya bisa milih loh, mulai dari 3 ons, harganya kalau tidak salah 42ribu. Lumayan mahal sih, tapi tenang aja kan ada voucher diskon grabfood, hehehe.. Cobain deh, dijamin ketagihan!

3. Dimsum Sigaragara

Kami sekeluarga sering makan dimsum di Chinese resto di Wellington. Di sana dimsum disebut dengan istilah “yumcha”. Ternyata belakangan ini dimsum cukup ngetren di Indo ya, jadi gampang ngobatin kangen kami terhadap yumcha.

Dimsum favorit saya dan Mr. Ghifary adalah dimsum Sigaragara, Antapani. Dapat rekomendasi dari instagram @duniakulinerbdg. Hampir setiap minggu kami pesan paket dimsum ulang tahun, yang isinya 20 buah dimsum campur 5 varian, harganya 80ribu. Sekilas mahal, tapi kalau pake voucher 45% jadi murah ya, hehehe.. Biasanya kita makan buat ngemil malem lanjut buat sarapan pagi, jadi hemat kan?

4. Martabak Gendhis

Sebetulnya, martabak favorit saya dan Mr. Ghifary itu martabak mesir RM Sederhana di Jl. Riau. Serius enak banget untuk harga “cuma” 35ribu saja. Tapi biasanya Mr. Ghifary belinya pas jalan pulang dari kantor, jadi belum pernah ngecek juga di grabfood/gofood ada atau nggak.

Sementara di grabfood, tenant martabak yang sering saya repeat order adalah martabak Gendhis – Sukamiskin. Favorit saya menu martabak spesial telor bebek double, harga 50ribu. Jadi 2 martabak dijadiin satu, hasilnya per potongnya tebel banget. Lagi-lagi, kalau pake voucher 45% makin terasa nikmatnya, makan martabak double seharga martabak biasa. Mantap!

5. Donat Madu Cihanjuang

Butuh bawa buah tangan, perlu makanan untuk perayaan, atau sekedar pengen ngemil donat? Pesen donat madu cihanjuang aja! Harga hampir separuh Jco, tapi rasa bersaing boleh diadu! Donat Madu Cihanjuang cabang Griya Arcamanik membanderol paket 1 lusin donatnya seharha 60ribu saja, dengan belasan macam varian tersedia. Favorit kami? Varian oreo, vanilla cokelat dan black forest. Jangan lupa beli pake voucher/diskon ya! Kalau pakai promo harga satu donatnya jadinya ga sampai 3ribu rupiah, murah meriah!

6. Madinah Express

Nasi Bukhori Kambing Madinah Express enak! Kalau lagi pengen makan kambing tapi males ke kambing cairo (ini enak banget), cukuplah pesen nasi bukhori kambingnya, lumayan mengobati ngidam kambing. Harga nasi bukhori kambingnya Rp 45.000.

7. Ayam Bakar Boronyoi

Sebetulnya, ayam bakar kecap favorit saya itu so far ayam bakarnya waroenk maniak. Jadi dari segi rasa, ayam bakar kecap RM Boronyoi ini masih kalah. Tapi, si waroenk maniak jualannya hanya ada paket ayam yang per potong plus nasi. Sementara RM Boronyoi ini jual ayam juga dalam bentuk per ekor. Satu ekor harganya Rp 49.500. Kalau dipotong voucher grabfood, lumayan banget kan jadi lebih murah dari harga seekor ayam potong mentah di tukang sayur yang sekarang sudah menyentuh 38 ribu rupiah sahaja. Sementara pesan di grabfood dapet satu ekor ayam full udah mateng, bonus lalap sambel pula. Win!

Kalau untuk nasi padang sekitar Arcamanik saya pernah pesan dan juga makan langsung di RM Sari Minang 1 Antapani. Warteg bisa pilih-pilih beragam menu di Warung Selera, chinese food bisa coba di Ariesta Chinese Food walau agak mahal sih dengan porsi yang ga terlalu besar. Sementara sate favorit masih Sate Anggrek. Bukan sekitaran Arcamanik sih, tapi seriusan pesen di sate anggrek ga pake lama, cepet banget plus murah 10 tusuk sate ayam tanpa kulit 15ribu ajah.

Oke deh sementara rekomendasinya itu dulu aja ya. FYI Bubur M.Oyo dan Waroenk Maniak hanya tersedia di Gofood, rekomendasi lainnya bisa ditemukan di grabfood.

Punya rekomendasi favorit juga? Share di komen ya! Selamat jajan dan makan makan!

Wassalaamu’alaikum wr. wb.

Comments are closed.