Sedang Mencari Mesin Cuci? Berikut 5 Hal yang Penting Dipahami Sebelum Membeli

Standard

Assalaamu’alaikum wr. wb.

Rabu kemarin tepat 2 minggu sudah, keluarga Ghifary pindah ke rumah (kontrakan) terbaru, rumah ke-8 kami sejak awal menikah di tahun 2011. Saat ini kami menetap di Bandung tepatnya di daerah perluasan Arcamanik. Walaupun kami kontrak dalam kondisi full furnished lengkap dengan sofa, kasur, kulkas meja dsb, ada satu perabotan yang sayangnya tidak tersedia di rumah baru kami ini, yaitu mesin cuci. Setelah 3 hari awal bertahan tanpa mesin cuci di rumah ini, akhirnya saya memutuskan sudah waktunya membeli mesin cuci. The biggest question is, “Beli mesin cuci apa ya?”.

Merk

Secara kebetulan, di sebuah whatsapp group ibu-ibu yang saya ikuti sedang membahas tentang mesin cuci. Dari situ saya mendapat banyak informasi, di antaranya tentang merk-merk mesin cuci yang memiliki kredibilitas baik. Kesimpulan yang bisa saya ambil, tiga merk mesin cuci terbaik adalah Electrolux, LG dan Samsung. Tapi perlu dicatat, ketiga merk ini tentu lebih mahal dibandingkan merk-merk lainnya dengan spesifikasi yang sama. Ada harga ada barang tentunya.

Saya tidak mengatakan merk lain kualitasnya kurang bagus ya, namun berdasarkan pengalaman banyak orang, tiga merk itu terdepan dalam hal kinerja, keawetan (lama penggunaan), dan after sales service. Sebagai contoh, mesin cuci merk Sharp juga terkenal awet, namun begitu putaran mesinnya tidak terlalu kencang, yang mana sebetulnya menjadi faktor di balik keawetan mesin cuci Sharp. Sayangnya bagi sebagian orang (termasuk saya) putaran yang pelan terasa kurang greget.
Jenis

Setelah menentukan merk, langkah berikutnya adalah menentukan jenis mesin cuci, apakah mau 1 atau 2 tabung, bukaan depan (front load) atau bukaan atas (top load). Saya pribadi sejak awal sudah menetapkan pilihan, yakni mesin cuci 1 tabung top loading.

Kenapa? Karena mesin cuci pertama yang saya beli di awal menikah adalah tipe 2 tabung, sisanya (6 mesin cuci lainnya) adalah tipe 1 tabung yang saya rasa jauh lebih praktis tidak perlu dua kali kerja. Di antara 6 mesin cuci 1 tabung yang pernah saya gunakan, 1 di antaranya adalah bukaan depan, yang menurut saya pribadi tidak terdapat perbedaan signifikan hasil pencuciannya dengan mesin cuci bukaan atas, walaupun memang si bukaan depan terkenal lebih irit air. Sementara itu, perbedaan harga di antara keduanya cukup signifikan, dengan mesin cuci bukaan depan memiliki harga lebih mahal daripada mesin cuci bukaan atas.

Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah, mesin cuci bukaan depan mengandalkan aliran air yang stabil. Posisinya yang miring membuatnya tidak bisa diisi air secara manual oleh pengguna, tidak seperti mesin cuci bukaan atas yang bisa kita isi sendiri dari air bak misalnya, ketika aliran air sedang mati.
Ukuran

Oke, merk sudah ada diincar, jenis juga sudah ditetapkan. Berikutnya adalah ukuran. Poin ini termasuk yang paling lama saya pertimbangkan sebelum akhirnya memutuskan.

Jadi sebelum pindah ke rumah yang sekarang, kami sempat menyewa rumah seorang teman selama 1 bulan. Rumah tersebut menyediakan mesin cuci 6kg yang saya gunakan 2 hari sekali untuk mencuci baju kami sekeluarga. Hemat saya, ukurannya agak ngepas, jadi saya cenderung ingin kapasitas di atas 6kg.

Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan ketika menentukan ukuran adalah, jumlah orang dan cucuan bajunya, serta seberapa sering Anda akan mencuci. Contoh kasus, mesin cuci kakak saya berukuran 7kg. Dengan jumlah penghuni rumah yang hanya 3 orang, sebetulnya ukuran tersebut sudah ok. Namun kakak saya tidak mencuci setiap hari namun mencuci sekali banyak di akhir minggu, jadi kata beliau sih ukuran 7kg masih kurang besar (untuk cuci sekali banyak).

Kata sebuah artikel di internet, cucian baju per orang bisa dianggap kurang lebih 1.5kg. Sementara menurut penjual mesin cuci yang melayani saya, ukuran (kiloan) mesin cuci itu merupaka berat total baju (70%) dan air (30%). Kalau dari kedua premis tersebut sih, minimal saya butuh mesin cuci dengan ukuran 8 kg ya. Tapi deep in my heart, berdasarkan pengalaman mesin cuci 6kg saya rasa 7-7.5kg sudah cukup. Pada akhirnya saya membeli mesin cuci ukuran 7.5kg yang saya pikir adalah keputusan yang tepat. Alasan di balik penentuan ukuran berhubungan erat dengan poin berikutnya.
Tempat Beli

Ketika tekad saya sudah bulat untuk membeli mesin cuci bukaan atas LG/Electrolux/Samsung 7-7.5kg, langkah berikutnya adalah memutuskan beli di mana.

Beberapa tempat belanja elektronik yang ‘katanya’ murah di Bandung di antaranya adalah Mutiara Super Kitchen, Login Store, Sinar Maju elektronik. Sebagai ibu 2 anak yang masih ngekor hampir 24/7 dengan kondisi suami lagi di luar kota saat itu, sebetulnya pilihan paling tepat sebetulnya ya belanja online. Kalaupun Anda tidak ingin belanja online, internet adalah asisten terbaik untuk kasih gambaran perbandingan harga di pasaran, juga membantu memfilter mana saja mesin cuci yang masih masuk dalam budget.

Selain market place pada umumnya, ada juga beberapa situs khusus untuk penjualan barang elektronik seperti Hartono Elektronik atau Sinar Maju untuk area Bandung. Khusus Sinar Maju ini ada CS yang bisa melayani lewat WhatsApp lho. Awalnya saya berencana konsul dan beli mesin cuci via whatsApp, sayangnya setelah ngobrol dengan CSnya, barang yang saya incar yakni ketiga merk populer di atas dengan ukuran 7.5kg ke atas sedang kosong. Ada sih LG top load smart inverter 7kg (3.1jt), tapi entah kenapa saya masih dilema mau eksekusi. Fyi, si CS nyaranin untuk profil saya beli minimal ukuran 7kg. Jadi masih kurang yakin aja apa 7kg cukup, mungkin karena ga lihat langsung barangnya juga sih ya.

Sehari setelah konsul wa kebetulan saya pas jadwal belanja ke Griya Antapani, sekalian aja saya mampir lihat-lihat mesin cuci. Ternyata mesin cuci tuh jodoh-jodohan juga ya. Pas banget saya ke Griya lagi ada diskon Ramadhan. Ketemu sama cita-cita saya si LG smart inverter 7.5kg diskon jadi harga 3 juta saja (masih kembalian seribu!), yang berarti lebih murah dari harga LG di sinar maju.

Awalnya, si LG ini displaynya di taruh di atas semacam panggung pendek ya, jadi pas saya lihat ga menapak sejajar dengan kaki saya. Ternyata mesin cuci yang diposisikan lebih tinggi ini membuat ukuran tabungnya terlihat lebih kecil. Tapi ketika saya naik ke panggung display, baru lebih jelas terlihat ukuran tabungnya yang besar, yang jika saya bandingkan dengan mesin cuci 6 kg yang sebelumnya saya pakai, insya Allah 7.5 kg ini lebih dari cukup (sudah terbukti dalam 2 minggu terakhir).

Ohya jangan lupa tanya ke tempat penjualan apakah bisa diantar dan bantu dipasangin ya. Kebetulan si Sinar Maju bilang bisa antar tapi pasang sendiri, sementara Griya bilang bisa gratis antar dan pasang. Ditambah testimoni dari petugas Griya tentang teknologi smart inverter mesin cuci LG yang paling terkini, akhirnya dilema pun berhenti. Oke, ga pake lama, langsung deh bungkus si LG 7.5kg di Griya!

Pilihan jatuh pada LG smart inventer 7.5kg T2175VS2M

Jadi, menurut pengalaman sih, walau beli online itu lebih efisien, tapi tetap saja lihat barang langsung offline itu bikin hati lebih yakin, lebih mudah untuk memutuskan.
Aksesoris

Setelah memakai mesin cuci 2 minggu terakhir, imho ada 2 aksesoris mesin cuci yang wajib dimiliki. Satu, sarung mesin cuci. Karena di awal saya belum punya sarung, mesin cuci saya cepat debuan dan kadang-kadang terciprat air hujan. Saat ini banyak kok dijual sarung mesin cuci online, saya baru aja beli dari shopee.

Kedua, alas mesin cuci ber-roda. Kurang tahu sih apa nama pastinya, tapi kata petugas yang antar mesin cuci, aksesoris ini dijual di Griya. Si alas ini berguna untuk memudahkan kita saat memindahkan mesin cuci dan memposisikan mesin cuci lebih tinggi dari lantai supaya lebih mudah dibersihkan bagian bawahnya (jika perlu). Ohya, ternyata mesin cuci LG yang saya beli ada aksesoris anti tikus nya. Mungkin bisa ditanyakan juga ke penjual apakah mesin cuci yang akan Anda beli memiliki fitur yang sama.

Waw, ngomongin mesin cuci ternyata jadi panjang juga ya. Fyi saya sangat puas dengan LG yang saya beli, ukuran besar untuk saya yang cuci baju 4 anggota keluarga setiap 2 hari sekali, mesinnya juga sangat halus hampir tak bersuara, dan pesan erornya jelas semua lengkap di buku panduannya (selang air sempat ke-blocked karena saya lilit-lilit 😁, sehingga muncul pesan eror). Semoga tulisan ini bisa membantu Anda yang sedang mencari mesin cuci, apapun jenis dan merk yang Anda beli nanti. Selamat berbelanja! 😊

Wassalaamu’alaikum wr. wb.

Advertisements

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s